Minggu, 24 Januari 2016

"Hidup Berbahagia"




 " Anda  akan sukses, jika membantu cukup banyak orang untuk sukses. 
Anda  bisa meraih impian Anda , jika Anda  telah membantu cukup banyak orang meraih impiannya". 
 (Ahmad Faiz Zainuddin, Founder SEFT)

Seri 39 Cara Berbahagia (Part - 4)
4. Kita Akan Sukses & Bahagia, Jika Cukup Banyak Membuat Orang Lain Sukses dan Bahagia
Barusan seorang kawan mengirimkan video ceramah Jack Ma berikut lengkap dengan subtutile-nya. Saya berterimakasih sekali karena Jack Ma nenegaskan sekali lagi prinsip yang saya anut tentang hidup yang sukses, bahagia, berkah & mulia.

Dulu saat saya usia 17 tahun, saya selama 3 tahun menjadi aktivis AMWAY Network-21. Saya sudah join bahkan sebelum saya punya KTP. Selama 3 tahun, sambil sekolah dan ngaji, saya kerja habis-habisan. Saya presentasi naik motor warisan ayah yang kecepatan maksimal-nya 40 km, sambil bawa tas penuh dengan produk demo dan whiteboard "gulung" yg diselempangkan dipunggung seperti pedang Samurai-nya Ninja.
Salah satu yang membuat saya waktu itu berjuang habis2an, karena filosofi bisnis yang diajarkan N-21, yang mengutip tulisan Zig Ziglar dalam bukunya, See You At The Top,

" Anda  akan sukses, jika membantu cukup banyak orang untuk sukses. Anda  bisa meraih impian Anda , jika Anda  telah membantu cukup banyak orang meraih impiannya".

Maka walaupun selama 3 tahun itu saya belum berhasil secara finansial, tapi saya berhutang budi pada Amway. N-21 dan para Leaders N-21 dan Upline saya. Saya merasa berhutang budi karena lewat merekalah jiwa wirausaha, kepemimpinan, pantang menyerah, optimis, memiliki impian, melayani orang lain, dan skill public speaking dan empati saya ditempa.



Nyatanya sesuai kesaksian Jack Ma tentang pengalaman pribadinya dan perjumpaan dia dengan para pemimpin bisnis yang luar biasa sukses yang pernah dia temui, semuanya memiliki orientasi melayani sebanyak mungkin orang, bukan mencari uang sebanyak mungkin. Uang, kesuksesan dan kebahagiaan akan mengikuti.

(Jack Ma, ayahnya seorang pensiunan dengan tunjangan penghasilan 500 ribu rupiah; termasuk dari keluarga yang kurang mampu. Namun dengan kerja kerasnya saat ini dia menjadi owner perusahaan dengan nilai USD 200 Milyar).


Carilah apa yang membuat orang menderita, apa yang sering mereka keluhkan, lalu berikan solusi untuk penderitaan dan keluhan mereka 
(jangan ikut mengeluh). 

Buatlah mereka bahagia, bantulah mereka sukses. 
Maka di situlah tambag emas kesuksesan dan kebahagiaan Anda . 
Dan seberapa besar Anda  dibayar, seberapa tinggi kesuksesan Anda , dan seberapa dalam kebahagiaan Anda , tergantung seberapa besar solusi, kesuksesan & kebahagiaan yang Anda  bawa buat mereka, serta seberapa banyak orang yang Anda  bantu seperti itu.



 "Logos Prayer" 

Yaa Allah jadikan saya Rahmatan lil 'alamin-Mu, yang memberikan manfaat sebesar2nya pada sebanyak mungkin mahluk-Mu.


Maka dalam "Logos Prayer" yang hampir selalu saya baca, poin kedua adalah:
Yaa Allah jadikan saya Rahmatan lil 'alamin-Mu, yang memberikan manfaat sebesar2nya pada sebanyak mungkin mahluq-Mu.

Kita tidak perlu minta sukses atau kaya, tapi kalau sampai jutaan orang terbantu karena produk/solusi Anda, otomatis Anda  kaya. Apalagi kalau sampai membantu milyaran orang seperti Google, dan Facebook misalnya, maka dijamin Anda  akan super kaya.

Ini sekedar sharing saya. Bisakah Anda  sharing juga untuk pembelajaran kita semua?
 InsyaAllah..Aamiin.... yaa Rabb....

Hubungi 08161928845


Kebahagiaan Milik Saya, Saya Milik Kebahagiaan



 "Kebahagiaan adalah milik saya dan saya adalah milik kebahagiaan".

Pada suatu malam ada seorang nenek tua yang sedang mencari sesuatu dibawah terangnya lampu jalanan. Beliau terus mencari dengan teliti disetiap sudut jalan, hingga seorang pemuda datang menghampirinya. Pemuda tersebut bertanya, "Nenek, sedang mencari apa?" sapa pemuda tersebut. "Ini nak, nenek mencari kancing baju nenek yang agak besar, tadi terlepas satu", jawab nenek. "Saya bantu mencari nek", sang pemuda langsung manjawab. Kemudian sang pemuda turut mencari kancing baju yang seharusnya sedikit mudah bagi pemuda tersebut karena penglihatannya lebih jelas daripada sang nenek yang memang terlihat sudah sedikit rabun. Setelah lama mencari, pemuda tampak tidak sabar dan seketika bertanya kembali pada sang nenek, "nek, kok tidak ketemu ya, seingat nenek tadi kancing baju nenek terjatuh dimana?". Kemudian nenek menjawab, "seingat nenek tadi jatuh didalam rumah". Mendengar jawaban sang nenek, si pemuda yang sedikit jengkel seraya berkata, "Nenek ini gimana, kancing jatuh didalam rumah, kok malah mencari diluar!". Mendengar perkataan si pemuda, sang nenek dengan santai menjawab, "soalnya didalam rumah gelap nak, kalau disini terang jadi lebih gampang mencarinya".
 

Dari lelucon diatas, jika direnungkan dalam kehidupan kita, seringkali kita mencari sebuah jawaban yang sebenarnya jawaban tersebut bukan terletak pada yang kita kira atau pikirkan. Kehilangan sebuah kancing membuat sang nenek tampak resah hingga berusaha menghilangkan keresahan tersebut dengan cara mencari kancing yang hilang tersebut. Banyak orang berusaha mencari kebahagiaan di tempat-tempat yang salah dan justru berakhir dengan kehidupan yang lebih rumit dari sebelumnya.

Lalu di mana sebetulnya seseorang dapat menemukan kebahagiaan? 

Jawabannya adalah: 
mulailah berhenti mencari keluar apa yang sebetulnya bisa Anda  temukan di dalam diri Anda . 

Buatlah keputusan untuk berbahagia. 
Karena ingatlah, kebahagiaan adalah sebuah keputusan. 
Kapan saja, dimana saja Anda  dapat memutuskan untuk berbahagia atau tidak. 
Dan mulailah mengklaim bahwa: 

"Kebahagiaan adalah milik saya dan saya adalah milik kebahagiaan".
(Ahmad Faiz Zainuddin, Founder SEFT)
Training SEFT, BUKU SEFT Konsultasi, Terapi 
Hubungi 08161928845

Jumat, 22 Januari 2016

"SEFT Membantu Mengelola Emosi Berpikiran Positif"




SEFT membantu mengelola emosi untuk selalu berpikiran positif. Pikiran positif bermanfaat mewujudkan kebugaran kesehatan fisik dan mental

Berpikiran positif ternyata sangat efektif untuk menjaga kesehatan, efeknya sangat besar. Banyak orang yang menganggap remeh tentang pikiran positif, sehingga sering terlupakan. Hal yang sering dilakukan oleh banyak orang adalah mereka menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya di dalam kehidupan mereka. Terkaan mereka sering berujung rasa khawatir sehingga menyebabkan ketakutan dan kecemasan. 
Hidup ini akan sangat merugi jika hanya diisi dengan ketakutan dan kecemasan. Padahal kebahagiaan milik, hak kita. Ambil keputusan untuk bahagia.  

Kebahagiaan adalah milik saya. Saya adalah milik kebahagiaan